Teknik Pemilihan Media Pembelajaran

Teknik Pemilihan Media Pembelajaran

Wawasan Pendidikan. Media sangat penting peranannya guna melancarkan proses pembelajaran yang efektif. pada postingan sebelumnya telah di jelaskan secara detail pengertian dari media pembelajaran, apa saja  fungsi media pembelajaran serta manfaat dari media pembelajaran.



namun, yang terpenting dari itu semua adalah kita mengetahui teknik pemilihan media pembelajaran. begitu banyak jenis-jenis media pembelajaran sehingga kita perlu mengetahui teknik bagaimana yang cocok untuk karakteristik siswa yang diajar.

hal ini disebabkan karena Media merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Karena beraneka ragamnya media tersebut, maka masing-masing media mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Untuk itu perlu memilihnya dengan cermat dan tepat agar dapat digunakan secara tepat guna.

Beberapa penyebab mengapa orang memilih media oleh Arief S. Sadiman, dkk. dalam buku Media Pendidikan (Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya) antara lain adalah bila:
  1. Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang media.
  2. Merasa sudah akrab dengan media tersebut.
  3. Ingin memberikan gambaran atau penjelasan yang lebih konkret.
  4. Merasa bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bisa dilakukannya  Dasar pertimbangan untuk memilih suatu media sangatlah sederhana, yaitu dapat memenuhi kebutuhan atau mencapai tujuan yang diinginkan.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih media antara lain; tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, ketepatgunaan, kondisi siswa atau mahasiswa, kesediaan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), mutu teknis dan biaya. Oleh sebab itu, beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan antara lain:
  1. Media yang dipilih hendaknya selaras dan menunjang tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
  2. Aspek materi menjadi pertimbangan yang dianggap penting dalam memilih media, sesuai atau tidaknya antara materi dengan media yang digunakan akan berdampak pada hasil pembelajaran siswa.
  3. Kondisi audien (siswa) dari segi subjek belajar menjadi perhatian yang serius bagi guru dalam memilih media yang sesuai dengan kondisi anak. Faktor umur, intelegensi dan lingkungan menjadi titik perhatian dan pertimbangan dalam memilih media pengajaran
  4. Ketersediaan media di sekolah atau memungkinkan bagi guru mendesain sendiri media yang akan digunakan merupakan hal yang perlu menjadi pertimbangan seorang guru.
  5. Media yang dipilih seharusnya dapat menjelaskan apa yang akan disampaikan kepada audien (siswa) secara tepat dan berhasil guna dengan kata lain tujuan yang ditetapkan dapat dicapai secara optimal.
  6. Biaya yang akan dikeluarkan dalam pemanfaatan media harus seimbang dengan hasil yang akan dicapai".
Dapat disimpulkan bahwa dalam pemilihan media pertimbangan yang paling penting dalam pemilihan media adalah media yang digunakan harus bisa memenuhi kebutuhan atau pencapaian tujuan yang diinginkan dalam pembelajaran.

Dari segi psikologis yang perlu mendapat pertimbangan dalam memilih dan penggunaan media adalah:
  1. Motivasi adalah usaha guru untuk mendorong peserta didik mau melakukan kegiatan belajar dan sadar akan tujuan belajar, karena pengetahuan yang mereka peroleh dapat berguna sebagai bekal untuk masa yang akan datang serta hidup yang lebih baik.
  2. Perbedaan Individual, siswa belajar dengan cara dan tingkat kecepatan yang berbeda-beda.
  3. Emosi bahwa media pembelajaran adalah cara yang sangat baik untuk menghasilkan respon emosional seperti takut, cemas, empati, cinta kasih dan kesenangan.
Kriteria pemilihan media harus dikembangkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, kondisi dan keterbatasan yang ada dengan mengingat kemampuan dan sifat-sifat khasnya (karakteristik media yang bersangkutan).

Menurut Dick dan Carey dalam Asnawir dan Basyiruddin Usman kriteria pemilihan media ada empat yaitu; Pertama, keterbatasan sumbersumber yang ada maka harus dibeli atau dibuat sendiri. Kedua, apakah untuk membeli atau diproduksi sendiri telah tersedia dana, tenaga dan fasilitasnya. Ketiga, Faktor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan dan ketahanan media yang digunakan untuk jangka waktu yang lama. Keempat, efektivitas dan efisiensi biaya dalam jangka waktu yang cukup panjang, sekalipun nampaknya mahal, namun mungkin lebih murah dibanding media lainnya yang hanya dapat digunakan sekali pakai.

sumber:
Arief S. Sadiman, dkk, Media Pendidikan (Pengertian Pengembangan dan Pemanfaatannya).

M. Basyiruddin Usman dan Asnawir, Media Pembelajaran.

Azhar Arsyad, Media Pembelajaran.