Fungsi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Fungsi Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Wawasan Pendidikan. Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan tentang pengertian media pembelajaran serta jenis-jenis media pembelajaran. kali ini sobat pendidikan melanjutkan penjelasan tentang Fungsi Media Pembelajaran menurut para ahli



Dalam proses pembelajaran setiap siswa memiliki ciri masing-masing. Hal ini terutama dikaitkan dengan efisiensi penerimaan dan latar belakang kemampuannya. Seorang siswa yang normal akan dapat dengan mudah memperoleh pengertian dengan cara mengolah rangsangan dari luar yang ditanggapi oleh indranya, baik indra penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa maupun peraba.

Hambatan yang sering timbul dalam berkomunikasi disebabkan oleh adanya verbalisme, kekacauan penafsiran, perhatian yang bercabang, tidak ada tanggapan, kurang perhatian dan keadaan fisik lingkungan belajar yang mengganggu.

Mukhtar menjelaskan bahwa berbagai hambatan dapat diatasi dan media pembelajaran dapat berguna untuk menimbulkan kegairahan belajar, memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara siswa dengan lingkungan dan kenyataan serta kemungkinan siswa untuk belajar secara individual sesuai dengan kemampuan dan minatnya masing-masing.

Menurut Kemp dan Dayton dalam Ashar Arsyad, tiga fungsi utama apabila media itu digunakan untuk perorangan, kelompok atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu:
  • Memotivasi minat atau tindakan
  • Menyajikan informasi
  • Memberi instruksi
Menurut Asnawir dan M. Basyiruddin Usman dalam Media Pembelajaran, membeberkan beberapa fungsi, antara lain:
  • Membantu memudahkan belajar bagi siswa atau mahasiswa dan membantu memudahkan mengajar bagi guru atau dosen.
  • Memberikan pengalaman lebih nyata (yang abstrak dapat menjadi konkret)
  • Menarik perhatian siswa lebih besar (jalannya pelajaran tidak membosankan)
  • Semua indera murid dapat diaktifkan, kelemahan satu indra dapat diimbangi oleh kekuatan indra lainnya.
  • Lebih menarik perhatian dan minat murid dalam belajar.
  • Dapat membangkitkan dunia teori dengan realita.

sumber:
Mukhtar, Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Azhar Arsyad, Media Pembelajaran.

M. Basyaruddin Usman dan Asnawir, Media Pembelajaran, (Jakarta: Ciputat Press, 2002).