Fungsi Dan Level Kepemilikan Manajerial - WAWASANPENDIDIKAN

Fungsi Dan Level Kepemilikan Manajerial

Wawasanpendidikan.com; Pada postingan sebelumnya telah dijelaskan Pengertian Kepemilikan Manajerial Menurut Ahli dimana telah dijelaskan bahwa Kepemilikan manajerial adalah proporsi saham biasa yang dimiliki oleh para manajemen (direksi dan komisaris) yang diukur dari persentase jumlah saham manajemen. nah, kalin ini sobat akan membahas tentang Fungsi Dan Level Kepemilikan Manajerial. Semoga bermanfaat.
Fungsi Dan Level Kepemilikan Manajerial
Fungsi Dan Level Kepemilikan Manajerial 

Berikut ini adalah fungsi dan level kepemilikan manajerial dalam perusahaan  : 

1. Low levels of managerial ownerdhip (0%-5%)
Untuk low levels of managerial ownership, disiplin eksternal, pengendalian internal dan insentif masih didominasi oleh tingkah laku manajemen. Secara empiris, Morck et al (1988), McConnel and serveas (1990) dan Hermalin and Weisbach (1991) menyatakan perilaku insiders ini berhubungan dengan managerials holdings dan nilai perusahaan. Manajemen dalam level ini apabila kinerja mereka baik lebih cenderung lebih memilih paket kompensasi seperti opsi saham dan stock grants dari pada menambah jumlah kepemilikan saham diperusahaan sendiri. 

2. Intermadicate levels of managerial ownership (5%-25%) 
Di level ini, insiders mulai menunjukkan perilaku sebagai pemegang saham. Dengan bertambahnya kepemilikan maka semakin besar jumlah hak suara mereka. Jika low levels of managerial ownership lebih memilih rencana kompensasinya sedangkan intermediate levels of managerial ownership lebih memilih mengambil kendali perusahaan. 

3. High levels of managerial owneship (40%-50%)
Di level ini, kepemilikan inseders tidak memiliki otoritas penuh terhadap perusahaan dan disiplin eksternal tetap berlaku.  

4. High levels of managerial owneship (greaters than 50%)
Di level ini, inseders memiliki wewenang penuh terhadap perusahaan. Dengan kepemilikan diatas 50% adanya tekanan dari disiplin eksternal (outside shareholders) hampir tidak ada sehingga mengakibatkan menurunya nilai perusahaan. 

5. Very high levels of managerial ownership
Di level ini perusahaan diniliki oleh pemilik tunggal. Indikator untuk mengukur kepemilikan manajerial menurut Yuli Soesetio  (2007) adalah : 

Fungsi Dan Level Kepemilikan Manajerial
Catatan: 
Saham yang beredar adalah saham yang belum dibeli kembali oleh perusahaan. Kelompok direksi adalah direktur utama, direktur, dan wakil direktur. (Yuli Soesetio 2007) 

Sumber:
Yuli Soesetio. (2007). Kepemilikan Manajerial Dan Institusional, Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva Dan Profitabilitas Terhadap kebijakan hutang.  Jurnal Bisnis Dan Akuntansi Vol 11 No. 3 
Loading...