Pengertian Kepemilikan Manajerial Menurut Pendapat Ahli

wawasanpendidikan.com. kali ini sobat pendidikan akan membahas tentang Pengerian Kepemilikan Manajerial Menurut Pendapat Ahli. semoga informasi ini bermanfaat.
Pengerian Kepemilikan Manajerial Menurut Pendapat Ahli

Pengertian Kepemilikan Manajerial Menurut Pendapat Ahli

1. Menurut Bodie, mendefinisikan kepemilikan manajerial adalah sebagai berikut : 
“Kepemilikan manajerial merupakan pemisahan kepemilikan antara pihak outsider dengan pihak insider. Jika dalam suatu perusahaan memiliki banyak pemilik saham, maka kelompok besar individu tersebut sudah jelas tidak dapatberpartisipasi dengan aktif dalam manajemen perusahaan sehari-hari. Karenanya, mereka memilih dewan komisaris, yang memilih dan mengawasi manajemen perusahaan. Struktur ini berarti bahwa pemilik berbeda dengan manajer perusahaan. Hal ini memberikan stabilitas bagi perusahaan yang tidak dimiliki oleh perusahaan dengan pemilik merangkap manajer”. 
2. Menurut Melinda,mendefinisikan kepemilikan manajerial adalah:
"Persentase suara yang berkaitan dengan saham dan option yang dimiliki oleh manajer dan komisaris suatu perusahaan. Kepemilikan manajerial merupakan salah satu cara untuk mengurangi masalah keagenan, hal ini dikarenakan kepemilikan manajerial merupakan alat pengawasan terhadap kinerja manajer yang bersifat internal."
3. Menurut Djabib , mengemukakan bahwa kepemilikan manajerial adalah sebagai berikut: 
“kepemilikan manajerial yang meningkat akan membuat kekayaan pribadi perusahaan”. kepemilikan manajerial yang meningkat akan membuat kekayaan pribadi manajemen terikat dengan kekayaan perusahaan sehingga manajemen akan berusaha mengurangi resiko kehilangan kekayaannya dengan mengurangi resiko keuangan perusahaan melalui penurunan tingkat hutang."
4. Menurut Yuli Soesetio, mengemukakan bahwa kepemilikan manajerial adalah 
“Perbandingan antara kepemilikan saham manajerial dengan jumlah saham yang beredar. Pemegang saham dan manajer masing-masing berkepentingan memaksimalkan tujuannya”. 
Dari beberapa definisi diatas, maka disimpulkan bahwa Kepemilikan manajerial adalah proporsi saham biasa yang dimiliki oleh para manajemen (direksi dan komisaris) yang diukur dari persentase jumlah saham manajemen. Dengan adanya kepemilikan manajerial dapat menekan masalah keagenan, dan semakin besar kepemilikan manajerial dalam perusahaan maka manajemen akan lebih giat untuk meningkatkan kinerjanya karena manajemen mempunyai tanggung jawab untuk memenuhi keinginan dari pemegang saham yang tidak lain adalah dirinya sendiridengan mengurangi resiko keuangan perusahaan melalui penurunan tingkat hutang. 

demikianlah penjelasan mengenai Pengerian Kepemilikan Manajerial  Menurut Ahli. Semoga bermanfaat

Daftar Pustaka
  • Bodie, Kane Alex, Marcus Alan. ( 2006). Investasi, Alih Bahasa oleh Zuliani Dalimunthe dan Budi Wibowo. Jakarta : Salemba Empat. 
  • Melinda, F.I, dan Bertha S. Sutejo. (2008). Interdependensi Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional serta Pengaruhnya terhadap Kinerja Keuangan. Jounal Manajemen dan Bisnis. Vol 7 No.2 
  • Yuli Soesetio. (2007). Kepemilikan Manajerial Dan Institusional, Kebijakan Dividen, Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva Dan Profitabilitas Terhadap kebijakan hutang.  Jurnal Bisnis Dan Akuntansi Vol 11 No. 3 
  • Gitman, Lawrence. (2009). Principles of Manajerial Finance. United States: Pearson Addison Wesley.