Pengertian dan Ciri-Ciri Pembelajaran Aktif Menurut Pendapat Ahli

wawasanpendidikan.com; Istilah pembelajaran memiliki hakikat perencanaan atau perancangan (desain) sebagai upaya untuk membelajarkan siswa. Itulah sebabnya dalam belajar, siswa tidak hanya berinteraksi dengan guru sebagai salah satu sumber belajar, tetapi berinteraksi dengan keseluruhan sumber belajar yang mungkin dipakai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan. rangkaian kegiatan tersebut merupakan sebuah proses pembelajaran aktif. nah, kali ini sobat pendidikan akan membahas tuntas tentang pembelajaran aktif. semoga bermanfaat

A. Pengertian Pembelajaran 
Kata pembelajaran adalah terjemahan dari “instruction” yang menempatkan siswa sebagai sumber kegiatan. Oleh sebab itu, kriteria keberhasilan proses pembelajaran tidak diukur dari sejauh mana siswa telah menguasai materi pelajaran, akan tetapi diukur dari sejauh mana siswa telah melakukan proses belajar. Dengan demikian guru tidak lagi berperan sebagai sumber belajar, akan tetapi berperan sebagai orang yang membimbing siswa agar mau dan mampu belajar (Sanjaya, 2008)

B. Pengertian Pembelajaran Aktif Menurut Pendapat Ahli
Pembelajaran aktif adalah pembelajaran yang mengajak siswa untuk belajar serta aktif. Ketika siswa belajar dengan aktif, berarti mereka yang mendominasi aktifitas pembelajaran. Dengan ini mereka secara aktif menggunakan otak, baik untuk menemukan ide pokok dari materi pelajaran, memecahkan persoalan, atau mengaplikasikan apa yang baru mereka pelajari ke dalam satu persoalan yang ada dalam kehidupan nyata. Dengan belajar aktif ini, siswa diajak untuk turut serta dalam smua proses pembelajaran, tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini biasanya siswa akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan (Zaini, 2008).

Pembelajaran aktif merupakan salah satu alternatif pilihan dalam upaya meningkatkan mutu atau kualitas pendidikan. Dalam pembelajaran aktif, belajar terwujud dalam bentuk keaktifan siswa. Keaktifan yang dimaksud dapat mengambil bentuk yang beraneka ragam, misalnya mendengarkan (baik keterangan guru maupun dari sesama siswa), mendiskusikan (misalnya tentang hubungan sebab akibat dalam suatu kejadian), membuat sesuatu, menulis (misalnya membuat laporan, karangan, dan sebagainya).

Pembelajaran aktif merupakan suatu bentuk pembelajaran yang lebih banyak melibatkan aktivitas siswa dalam mengakses berbagai informasi dan pengetahuan untuk dibahas dan sikaji dalam proses pembelajaran di kelas, sehingga mereka mendapatkan berbagai pengalaman yang dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensinya. Lebih dari itu, pembelajaran aktif memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan berfikir tingkat tinggi, seperti menganalisis dan mensintesis, serta melakukan penilaian terhadap berbagai peristiwa belajar dan menerapkan kehidupan sehari-hari (Rusman, 2011).

C. Ciri-Ciri Pembelajaran Aktif
Kadar belajar siswa aktif dapat dilihat dari ciri-ciri yaitu, 
  1. Adanya keterlibatan siswa secara fisik, mental, emosional, intelektual, dan personal dalam proses belajar, 
  2. Adanya berbagai keaktifan siswa mengenal, memahami, menganalisis, berbuat, memutuskan, dan berbagai kegiatan belajar lainnya yang mengandung unsure kemandirian yang cukup tinggi, 
  3. Keterlibatan secara aktif oleh siswa dalam menciptakan suasana belajar yang serasi, selaras dan seimbang dalam proses belajar dan pembelajaran, 
  4. Keterlibatan siswa dalam mengajukan prakarsa, memberikan jawaban atas pertanyaan guru, mengajukan pertanyaan/masalah dan berupaya menjawabnya sendiri, menilai jawaban dari rekannya, dan memecahkan masalah yang timbul selama berlangsungnya proses belajar mengajar tersebut (Hamalik, 2003).
Sumber:
  • Sanjaya, W. 2008. Perencanaan dan Desain Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
  • Zaini, H. 2008. Strategi Pembelajaran aktif. Yogyakarta: Insan Mandiri.
  • Rusman. (2011). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
  • Hamalik, U. 2003. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.