Bentuk-Bentuk Kegiatan Bimbingan Orang Tua terhadap Anaknya

Wawasanpendidikan.com; Pada postingan sebelumnya telah dibahas tentang Pengertian dan Tujuan Bimbingan Orang Tua. karena begitu pentingnya bimbingan orang tua kepada anaknya, maka sobat pendidikan akan melanjutkan pembahasan sebelumnya. kali ini sobat pendidikan akan membahas tentang apa saja Bentuk-Bentuk Kegiatan Bimbingan Orang Tua. semoga bermanfaat.

Bentuk-Bentuk Kegiatan Bimbingan Orang Tua terhadap Anaknya

Membimbing anak sangat penting untuk membangun karakter dan kepribadian anak, khususnya dari segi pendidikan anak. banyak orang tua yang kadang tidak memahami cara membimbing anak dengan baik. beberapa macam kegiatan bimbingan orang tua, diantaranya adalah :

1) Memotivasi anak untuk belajar 
Motivasi merupakan hal yang penting di dalam membaca, dengan motivasi yang kuat maka anak akan merasa senang dan semangat untuk belajar. Motivasi ini bisa berupa pujian yang diberikan oleh orang tua kepada anak atas prestasi yang telah diraihnya, kemudian memperlihatkan cara membaca yang baik kepada anaknya serta mencarikan pendidikan tambahan untuk menambah pemahaman anak terhadap pelajaran. 

2) Membantu mengatasi kesulitannya dalam belajar
Jika orang tua berusaha mengatasi kesulitan anak dalam membaca, berarti orang tua berusaha menolong anak agar berhasil dalam proses membacanya. Untuk mengatasi kesulitan tersebut bisa dilakukan dengan cara memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan oleh anaknya atau orang tua meminta bantuan orang lain yang mampu memberikan bimbingan membaca kepada anaknya untuk mengatasi kesulitan dalam belajar. 

3) Memberi fasilitas atau sarana untuk belajar. 
Untuk belajar setiap anak membutuhkan fasilitas seperti alat tulis, buku tulis, buku-buku pelajaran dan tempat untuk belajar. Orang tua yang memenuhi fasilitas tersebut dapat mendorong anak untuk lebih giat belajar, sehingga anak dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Sebab dengan ketidaklengkapan sarana yang diperlukan anak, akan menjadi penghalang baginya dalam belajar. S

4) Mengawasi anak dalam belajar.
Orang tua perlu mengawasi kegiatan belajar anaknya dirumah. Sebab dengan mengawasinya orang tua mengetahui apakah anaknya belajar dengan sebaik-baiknya. Pengawasan disini dimaksudkan sebagai penguat disiplin supaya kegiatan belajar anak tidak terbengkalai, seperti memberikn saran atau menemaninya ketika belajar. 

5) Mengenal kesulitan-kesulitan anak dalam belajar. 
Dalam mengenal kesulitan-kesulitan anak dalam belajar dapat membantu usaha anak mengatasi kesulitannya dalam belajar. Untuk mengenali kesulitan kesulitan tersebut orang tua dapat melakukanya dengan cara menanyakan kepada anaknya atau menanyakan kepada guru mengenai pelajaran-pelajaran yang disukai oleh anaknya. 

Demikianlah artikel tentang Bentuk-Bentuk Kegiatan Bimbingan Orang Tua terhadap Anaknya. semoga dapat memberikan pencerahan.

Sumber:
Sardiman, A.M. (2001). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Kartini Kartono. (1992). Peranan keluarga memandu anak,Ed. 1. Jakarta: Rajawali Pres
Bimo Walgito. (1995). Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah. Yogyakarta : Andi Offset