Cara Pemanfaatan Sumber Belajar

wawasanpendidikan.com. pada postingan sebelumnya telah tuntas dibahas tentang Pengertian sumber belajar, keriteria hingga manfaat dari sumber belajar itu sendiri. kali ini sobat pendidikan melanjutkan artikel yang berjudul Cara Pemanfaatan Sumber Belajar. semoga brmanfaat.


Pemanfaatan sumber belajar secara efektif menuntut seorang guru untuk terampil, artinya ia harus dapat menggunakan sumber belajar secara tepat   untuk   subyek   yang   serasi,   pada   waktu   yang   cocok dengan penampilan  yang  memikat.  Karena  sumber  belajar  baru  ada  faedahnya kalau yang menggunakan   telah mempunyai ketrampilan yang memadai. Berikut cara yang harus guru pahami dan terapkan dalam memanfaatkan jenis media sumber belajar:

Cara menggunakan papan tulis,:

1.   Sebelum memulai usahakan papan tulis harus bersih
2.   Tulisan di papan tulis hendaknya mudah dibaca
3.   Tulisan hendaknya teratur dan urut
4.   Memberi garis bawah untuk kata kata atau istilah penting
5.   Untuk memperjelas bagan atau gambar, gunakan kapur berwarna bila perlu (Mahfudh Shalahuddin, 1986)

Cara dalam usaha menggunakan sumber belajar jenis media baik cetak maupun non cetak dijelaskan di bawah ini, yang jelas guru tidak boleh asal-asalan menurut kenginannya. Tetapi harus terencana dan sistematik,  sesuai dengan langkah-langkah  yang telah ditentukan.  Ada enam langkah penting yang bisa ditempuh guru pada waktu ia memanfaatkan berbagai sumber belajar/media:
  1. Merumuskan tujuan pengajaran dengan memanfaatkan media
  2. Persiapan guru, Pada fase ini guru memilih dan menetapkan media mana yang akan digunakan.
  3. Persiapan kelas, fase ini guru memotivasi siswa agar dapat menilai, menganalisis, dan menghayati pelajaran dengan media.
  4. Penyajian dan pemanfaatan media, yaitu guru memanfaatkan media dalam menyajikan pelajaran.
  5. Kegiatan  belajar  siswa, yaitu  siswa belajar  dengan  memanfaatkan media  pengajaran.  Dalam  hal ini  pemanfaatan  media  bisa  murid sendiri ataupun guru langsung memanfaatkannya.
  6. Langkah   evaluasi   pengajaran,   yaitu   kegiatan   belajar   dievalusi sampai sejauhmana tujuan pengajaran tercapai, yang sekaligus dapat menilai   pengaruh   media   dalam   menunjang   keberhasilan   proses belajar siswa (Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zein, 1997)
Sedangkan Amir Hamzah Sulaeman, 1985 menerangkan secara panjang lebar dan sistematik tentang cara dalam menggunakan   sumber belajar jenis  audio  visual,  yang  dapat  dijabarkan  ke dalam  beberapa tahap yaitu sebagai berikut:

1.   Persiapan
Penggunaan   yang   efektif   dari   sumber   belajar   menuntut persipan  yang  matang.  Untuk  itu  guru harus  merunut  langkah langkah sebagai berikut:
  • Menetapkan  tujuan  yaitu guru harus menetapkan  tujuan secara jelas, lebih secara tertulis.
  • Mempersiapkan    pelajaran   yaitu   membuat   rencana   tentang pelajaran  atau  infromasi  yang akan disampaikan.  Rencana  itu harus menjelaskan bagaimana melangkah maju secara bertahap.
  • Pemilihan dan mengusahakan alat yang tepat yaitu memilih alat harus sesuai dengan tujuan, sebab tidak semua alat cocok untuk semua pelajaran. Tiap alat mempunyai kelebihan dan kekurangan masing  masing.  Untuk  mengusahakan  ada  kalanya  dicari  atau bisa pinjam.
  • Berlatih  menggunakan  alat   agar guru  tidak  gugup  atau kikuk sehingga dalam dalam penyajian nantinya menyenangkan.
  • Memeriksa tempat, yaitu guru memeriksa tempat di mana ia akan beraksi. Apakah di muka kelas atau diluar ruangan, apakah ada aliran listrik atau tidak bahkan sampai ke ventilasi, semua harus diperiksa.
Demikian persiapan yang harus dipersiapkan guru oleh agar penyajian dengan memanfaatkan sumber belajar lancar dan berhasil sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

2.   Penyajian
Setelah tujuan ditetapkan dan persiapkan selesai, maka tiba bagi guru untuk menyajikan, sehingga ia harus memperhatikan, diantaranya:
  • Menyusun   kata   pendahuluan,       yaitu   guru   membuat   kata pendahuluan yang tepat. Terdiri dari kata-kata pilihan sehingga guru harus mempersiapkan, mempelajari dan menyusun kata dengan baik.
  • Menarik perhatian yang perlu diperhatikan yaitu apa yang akan diperlihatkan  dan  mengapa  diperlihatkan.  Serta  apa yang  akan diharapkan anak didik mengenai pelajaran yang telah diberikan.
  • Menyatakan tujuan
  • Penyajian/ penggunaan alat, guru dalam hal ini menekankan hal hal  yang  penting.  Kalau  mungkin  menambah  alat  yang  lain seperti model atau gambar.
  • Penampilan yang bermutu, misalnya tersenyum untuk menarik simpati, penampilan harus gembira, pandangan mata harus menguasai, harus logis   serta mengikut sertakan siswa dalam menggunakan alat  agar mereka lebih menyukainya. 
3.   Penerapan
Suatu  pelajaran  akan  tidak  artinya  kalau  seseorang  tidak dapat menggunakan atau mmenerapkan dalam kehidupan sehari hari. Untuk menerapkan dasar maka guru harus melakukan hal hal sebagai berikut;
  • Praktek terhadap pelajaran, dalam hal ini guru harus hendaknya mempratekkan pelajaran secara segera.
  • Membuat  pertanyaan-pertanyaan  yaitu  guru  berusaha  bertanya agar siswa dapat memberi   umpan balik, dengan menyusun kata kata untuk menjawab pertanyaan tersebut. Serta membantu memantapkan fakta-fakta penting yang ada dalam ingatan siswa.
  • Ujian
  • Diskusi
4.   Kelanjutan
Merupakan   langkah   terakhir   dalam   penggunaan   sumber belajar, hal ini bisa dalam bentuk:
  • Evaluasi/penilaian terhadap siswa
  • Evaluasi/penilaian pada sumber belajar
  • Pengulangan yaitu pelajaran atau pesan harus di ulang-ulang, dalam kesempatan apapun.
demikianlah pemaparan artikel tentang Cara Pemanfaatan Sumber Belajar. semoga bermanfaat.

Sumber:

  • Mahfudh Shalahuddin. (1986). Media Pendidikan Agama. Surabaya: Bina Ilmu
  • Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zein. (1997). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
  • Amir Hmzah Sulaeman. (1985). Media Audio Visual: Untuk   Pengajaran, Penerangan Dan Penyuluhan. Jakarta: Gramedia