Pengertian dan Fungsi Pendidikan.

Pengertian dan Fungsi Pendidikan.

Wawasan Pendidikan. Manusia memiliki sejumlah kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pengalaman. pengalaman itu terjadi karena interaksi manusia dengan lingkungannya, baik lingkungan sosial manusia secara efisien dan efektif itulah yang disebut pendidikan. latar tempat berlangsungnya pendidikan disebut lingkungan pendidikan(keluarga, sekolah, dan masyarakat).



Semakin bertambah usia seorang, peranan lingkungan pendidikan lainnya (sekolah n masyarakat) semakin penting meskipun pengaruh keluarga masih tetap beranjut. berdsarkan perbedaan ciri-ciri penyelenggaraan pendidikan pada ketiga lingkungan itu, maka ketiganya sering dibedakan sebagai pendidikan informal, formal, dan nonformal. pendidikan yang terjadi pd keluarga berlangsung secara alamiah dan wajar serta disebut pendidikan informal.

Sebaliknya sedangkan pendidikan sekolah dirancang dan dilaksanakan dengan aturan -aturan yg ketat, sperti harus berjenjang dan berkesinambungan, sehingga disebut pendidikan formal. sedangkan pendidikan di lingkungan masyarakat tdk dipersiapkan berjenjang dan berkesinambungan, serta dengan aturan-aturan yang longgar sehingga disebut pendidikan nonformal.

Pendidikan informal, formal, dan nonformal itu sering disebut dipandang sebagai subsistem dari sistem pendidikan, serta bersama-sama menjadikan pendidikan berlangsung seumur umum.Sisdiknas membedakan dua jalur pendidikan , yakni jalur pendidikan sekolah dan luar sekolah. jalur pendidikan luar sekolah adalah pendidikan yang diselenggarakan di sekolh, sedangkan luar sekolah adlh pendidikan yang dilaksanakan di luar sekolah melalui kegiatan 2 belajar-mengajar yg harus berjenjang n berkesinambungan, baik dilembagakan maupun tdk, yg meliputi pendidikn keluarga, pendidkn prasekolah.

secara umum fungsi lingkungan pendidkan adalah membantu peserta didik dalm berinteraksi dengan berbagai lingkungan di sekitarnya (fisik, sosial, dan budaya), utmanya berbagai sumber daya pendidikan yang optimal.

Selain itu pross pendidikan jg berfungsi untuk mengajarkan tingkah laku umum dan untuk menyeleksi/mempersiapkan individu untuk peranan tertentu. sehubungan dari funsi kedua ini, pendidikan berfungsi untuk mengajarkan berbagai macam keterampilan dan keahlian.  meskipun pendidikan informal juga berperan melaksanakan kedua fungsi terbats, tetapi sangat terbatas, khususnya dilaksanakan oleh masyarakat  yg masih primitif. Pendidikan formal berfungsi untuk mengadakan pengetahuan umum dan pengetahuan yg bersifat khusus dalam rangka mempersiapkan untuk pekerjaan pekerjaan tertentu. 

Pelaksanaan pendidikan dilakukan melalui 3 kegiatan yaitu, membimbing (terutama berkaitan dengan pemantapan jati diri dan pribadi dari segi-segi perilaku umum atau aspek pembudayaan), mengajar (terutama berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan), dan melatih (teruma berkaitan dengan keterampilan dan kemahiran dalm aspek teknologi).

B. tripusat pendidikan
pada masyarakat sederhana dengan struktur sosial yang belum kompleks, cakrawala anak sebagian bsar dibatasi oleh keluarga. pada masyarakat tersebut keluarga mempunyai 2 fungsi, yaitu fungsi produksi dan fungsi konsumsi. kedua funsi ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap anak anak.

1. keluarga
keluarga merupakan pengelompokan primer yang terdiri dari sejumlah kecil orang karena hubungan semenda dan sedarah.

2 sekolah
peningkatan fungsi sekolah
  1. Pengajaran yang mendidik, yakni pengajaran yang secara serentak memberi peluang pencapaian tujuan instruksional bidang studi dan tujuan-tujuan umum pendidikan lainnya.
  2. Peningkatan dan pemantapan pelaksanaan program bimbingan dan penyuluhan (BP) di sekolah , agar program edukatif ini  tidak sekadar suplemen tetapi menjadi komplemen yang setara dengan program pengajaran serta program lainnya di sekolah.
  3. Pengembangan perpustakaan sekolah menjadi suatu pusat sumber belajar.
  4. Peningkatan dan pemantapan program pengelolaan sekolah, khususnya yg terkait dengan peserta didik, pengelola sekolah sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan seharusnya merupakan refleksi dari suatu masyarakat pancasilais sebagaimana yang dicitacitakan dalam tujuan nasional.


3. masyarakat
  • Masyarakat sebagai penyelenggaran pendidikan, baik yang dilembagakan (jalur sekolah dan luar skull) maupun yg tidak dilembagakan.
  • Lembaga-lembaga kemasyarakatan dan atau klp sosial di masyarakat, baik langsung maupun tak langsung mempunyai peran dan fungsi edukatif.
  • Dalam masyarakat tersedia berbagai sumber blajar, baik yg dirancang maupun yg dimanfaatkan


C. pengaruh timbal balik antara tri pusat pendidikan terhadap perkembangan peserta didik.

pusat pendidikan dapat berpeluang memberi kontribusi yg besar dalam kegiatan pendidikan
  1. Pembimbingan dalam upaya pemantapan pribadi yg berbudaya
  2. Pengajaran dalam upaya penguasaan pengetahuan.
  3. Pengetahua dalam upaya pemahiran ketermapilan.