Teori kepribadian Guru dan Syarat-Syarat Kepribadian Guru

Teori kepribadian Guru dan Syarat-Syarat Kepribadian Guru

wawasanpendidikan.com; kali ini sobat pendidikan akan berbagi artikel tentang Teori kepribadian Guru dan Syarat-Syarat Kepribadian Guru. semoga bermanfaat.


Kepribadian adalah unsur yang menentukan keakrapan hubangan guru dengan anak didik. Kepribadian guru akan tercermin dalam sikap dan perbuatannya dalam membina dan membibimbing anak didik. Alexsander maikel john (1971:13) mengatakan:
“No one can be a genuine teacher unless he is himself actively sharing in the human attempt to understand men and their word.”

Jadi, tidak seorang pun dapat menjadi guru yang sejati (mulia) kecuali bila dia menjadikan dirinyan sabagai bagian dari anak didik yang brusaha untuk memahami semua anak didik dan kata katanya. Guru yang dapat memahami tentang kesulitan anak didik dalam belajar dan kesulitan lainnya diluar masalah belajar, yang biasa menghambat aktivitas belajar anak didik, maka guru tersebut akan disenangi anak didiknya.

guru sebagai pengajar dan pendidik memiliki kepribadian yang beragam, Setiap guru mempunyai kepribadian masing masing sesuai ciri ciri pribadi yang mereka miliki. Ciri ciri inilah yang membedakan seorang guru dengan guru lainnya. Kepribadian sebenarnya adalah masalah yang abstrak, hanya dapat dilihat lewat penampilan, tindakan, ucapan, cara berpakaian, dan dalam menghadapi setiap persoalan.

Prof. Dr. Zakiah Darajat (1980) mengatakan bahwa kepribadian yang sesungguhnya adalah abstrak (ma‟nawi), sukar dilihat atau diketahui secara nyata, yang dapat diketahui adalah penampilan atau bekasnya dalam segala segi dan aspek kehidupan. Misalnya dalam tindakan, ucapan, cara bergaul, berpakaian, dan dalam menghadapi setiap persoalan atau masalah, baik yang ringan atau yang berat.

Kepribadian adalah keseluruhan dari individu yang terdiri dai unsur psikis dan fisik. Dalam makna demikian, seluruh sikap dan perbuatan seseorang merupakan suatu gambaran dari kepribadian orang itu, asal dilakukan secara sadar. Masalah kepribadian adalah suatu hal yang sangat menentukan tinggi rendahnya kewibawaan seorang guru dalam pandangan anak didik atau masnyarakat.

Dengan kata lain baik tidaknya citra seseorang ditentukan oleh kepribadian. lebih lagi bagi seorang guru, masalah kepribadian merupakan faktor yang menentukan terhadap keberhasialan melaksanakan tugas sebagai pendidik. Kepribadian dapat menentukan apakah guru menjadi pendidik dan Pembina yang baik ataukah akan menjadi perusak atau penghancur bagi hari depan anak didik yang masih kecil (tingkat sekolah dasar) dan mereka yang sedang mengalami kogoncangan jiwa (tingkat remaja).

Syarat Syarat Kepribadian Guru
a. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
d. Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
e. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. 

sumber:
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007
Syaiful Bahri Djamarah, Guru Dan Anak Didik Dalam Interaksi Edukatif. (Jakarta: Rineka Cipta, 2010).