Prinsip, Tujuan dan Manfaat Penelitian Tindakan kelas

www.wawasanpendidikan.com; postingan sobat pendidikan kali ini memuat prinsip, tujuan dan manfaat penelitian tindakan kelas guna menambah tulisan serta pengetahuan tentang penelitian tindakan kelas. Langsung saja, berikut ulasannya.

Menurut Hopkins (Wartono,2004), terdapat enam prinsip yang mendasari penelitian tindakan kelas, yaitu:
  1. Tugas utama guru adalah mengajar, dan apapun model PTK yang diterapkannya sebaiknya tidak mengganggu komitmennya sebagai pengajar.
  2. Metode pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang berlebihan dari guru, sehingga berpeluang mengganggu proses pembelajaran.
  3. Metodologi yang digunakan harus cukup reliabel, sehingga memungkinkan guru mengidentifikasikan serta merumuskan hipotesis secara cukup meyakinkan, mengembangkan strategi yang dapat ditetapkan pada situasi kelasnya, serta memperoleh data yang dapat digunakan untuk menjawab hipotesis yang digunakannya.
  4. Masalah penilitian yang diambil oleh guru hendaknya masalah yang cukup merisaukannya dan bertolak dari tanggungjawab profesionalnya, guru sendiri mmemiliki komitmen terhadap pemecahannya.
  5. Dalam penyelenggaraan PTK, guru haruslah bersikap konsisten menaruh kepedulian tinggi terhadap prosedur etika yang berkaitan dengan pekerjaannya.
  6. meskipun kelas merupakan cakupan tanggungjawab seorang guru, namun dalam pelaksanaan PTK sejauh mungkin harus digunakan Classroom Exceeding Perspective, dalam arti permasalahan tidak dilihat terbatas dalam perspektif mii sekolah secara keseluruhan (skala makro)
Selain prinsip-prinsip PTK yang harus dipahami oleh guru, PTK juga memiliki tujuan, diantara tujuan tersebut adalah:
  1. Meningkatkan kualitas seperti kualitas pengajaran, kualitas belajar siswa, kaulitas kerjasama siswa dan guru, kualitas bertanya dan kualitas manajemen.
  2. Meningkatkan efektifikasi kerja kepala sekolah, guru dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.
  3. Meningkatkan efisiensi guru dalam memanfaatkan waktu dengan baik, guru dapat memanfaatkan peralatan mengajar/media pengajaran secara maksimal, guru dapat menyelesaikan materi pengajaran sesuai target kurikulum.
  4. Meningkatkan relevansi, siswa dapat mempergunakan pengetahuan yang diperolehnya dalam kehidupan dimasyarakat dengan pengetahuan yang diterimanya di sekolah.
Sedangkan manfaat yang diperoleh guru dan siswa dengan adanya penelitian tindakan kelas ini adalah :
  1. Guru dapat melaksanakan apa yang dikenal dengan istilah life long education.
  2. Perubahan sikap guru dalam memperbaiki strategi belajar mengajar
  3. Dapat mengembangkan profesinya, sehingga menjadi guru yang profesional dibidangnya.
  4. Menumbuhkan sikap suka meneliti dan menghargai hasil penelitian
  5. Terjadinya perubahan cara mengajar dari pasif menjadi aktif
  6. Kualitas proses dan hasil belajar mereka akan meningkat, lebih efisien dan efektif.
Sumber: Asyraf Suryadin & Tien Rostini. 2011.Pengembangan Profesi Guru:Penelitian Tindakan Kelas. Bandung:Amalia Book.

Demikianlah postingan mengenai prinsip, tujuan dan manfaat penelitian tindakan kelas. semoga bermanfaat.