Makalah Sosiologi tentang Agama dan Gerakan Sosial

wawasanpendidikan.com, kali ini sobat pendidikan akan berbagi tentang makalah yang bertemakan Agama dan Gerakan Sosial. semoga bermanfaat.


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Apabila kita mengamati fenomena kehidupan umat manusia, akan kita dapati suatu kenyataan bahwa mereke adalah pemeluk dari suatu agama tertentu, dalam kenyataan yang demikian itu terlihat bahwa agama menempati kedudukan yang penting dalam kehidupan manusia. Pada saat yang sama ketika realitas menunjukan bahwa agama diperlukan dan dianut oleh hampir seluruh umat manusia maka dapat dikatakan bahwa agama merupakan sebuah fenomena universal, banyak dan beragamnya agama yang dipercayai dan dianut oleh manusia mulai dari masyarakat yang kehidupanya primitif sampai pada  masyarakat yang memiliki kehidupan modern. Agama adalah suatu ciri kehidupan sosial manusia yang universal dalam arti bahwa semua masyarakat mempunyai cara-cara berpikir dan pola-pola perilaku yang memenuhi syarat untuk disebut sebagai agama.
Dalam kaitanya dengan gerakan sosial, banyak terjadi suatu gerakan dalam masyarakat baik itu gerakan yang berlandaskan keagamaan ataupun gerakan yang berlandaskan kepentingan yang lain. Di indonesia sendiri khususnya agama islam, banyak terdapat gerakan sosial keagamaan yang bertujuan menegakkan syariat islam yang telah berlangsung lama. Sejarah politik negeri ini mencatat bahwa tidak lama berselang setelah proklamasi kemerdekaan sejumlah anggota Badan Penyelidik Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) terlibat perdebatan sengit di seputar kemungkinan penerapan syariat Islam sebagai ideologi negara. Dari sini terlihat bahwa mereka memiliki kepentingan tersendiri dalam menentukan prinsip ideologi negara yang kemudian dapat memicu munculnya suatu gerakan sosial
.............................
B.    Rumusan Masalah
1.    Apa pengertian agama?
2.    Apa pengertian gerakan sosial ?
3.    Bagaimana contoh gerakan sosial keagamaan DI TII ?

C.    Tujuan
1.    Untuk mengetahui pengertian agama dan fungsi aga dimasyarakat.
2.    Untuk mengetahui pengertian gerakan social dan bentuk-bentuk gerakan sosial.
3.    Untuk mengetahhui hubungan antara agama dan gerakan sosial.
..........................................

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Agama
Agama adalah suatu cirri kehidupan sosial manusia yang universal dalam arti bahwa semua masyarakat mempunyai cara berfikir dan pola-pola perilaku yang memenuhi syarat untuk disebut agama. Yinger (dalam Ishomudin, 2002 : 30) mengemukakan bahwa agama merupakan suatu system kepercayaan dan praktik dimana suatu kelompok manusia berjuang menghadapi masalah-masalah akhir kehidupan manusia.  Durkheim mengungkapkan bahwa karakteristik agama yang penting ialah bahwa agama diorientasikan kepada sesuatu yang dirumuskan oleh manusia sebagai suci atau sakti yakni objek referensi, yang dihargai dan malah dahsyat.
Geertz (dalam Betty, 1995 : 32), agama merupakan sistem lambang yang berfungsi menegakan berbagai perasaan dan motivasi yang kuat, berjangkauan luas dan abadi pada manusia dengan merumuskan berbagai konsep mengenai keteraturan umum konsistensi dan dengan menyelubungi konsepsi-konsepsi ini dengan sejenis tuangan faktualitas sehingga perasaa-perasaan dan motifasi-motifasi itu secara unik tanpak realistic. Hal tersebut sejalan dengan pandangan Durkheim yang menekankan peribadatan kolektif meskipun membiarkan kemungkinan-kemungkinan lain tetap terbuka, definisi yang dikemukakanya berhasil menampilkan secara jelas berbagai kegiatan politik atau moral kedalam cakupan gejala keagamaan dimana peribadatan-peribadatan kolektif memainkan peranan penting dan para pelakunya. Konsep-konsep mereka mengenai keteraturan umum eksistensi menyebabkan perasaan dan motivasi mereka secara unik tampak realistik gerakan-gerakan nasionalis, komunis dan fasis dengan mudah dimasukan.

......................................................
 
 
untuk makalah lebih lengkap dapat di download disini